Posts

Showing posts from June, 2021

Him

Saya tahu bahwa esok atau tahun nanti saya kehilangan kau Dan hampir pasti akan menangis Seperti matamu satu-satunya buah yang basah melihat tidur tubuh pria tua Dahulu pernah kau buat jatuh penuh amarah  Bahkan saat tangannya masih kuat berurat Sekalipun keliru sering kau ramu Tak pelak perihal buruk saja padamu Saya terlambat paham bahwa keringat yang tak nampak bisa jadi adalah upaya ujung darah Kau hanya letih dan rindu menggapai angin Bermain dayu-dayu Menunggu waktu menarik jatuh rambut satu-satu Bersama benda-benda jerih payah Pialamu paling megah Juga kawanmu korek api Dan hembus melayang putih-putih 16 Juni, 2021