Permata

Salahkah bila berdoa

Dalam dekapan sang anggur


Tersampaikankah jika meminta

Pada balut suci alkohol


Masih mungkin

Karena Ia maha baik

Pun mengerti keadaan


Kau harap pula kita bernyanyi

Hingga nada-nada penuhi ruang


Serupa insan surga

Lembut kening itu

Tiada pernah sudah

Keharuman hinggap

Baluri tubuhmu


Jangan pulang

Jangan pernah pulang

Jedalah malam ini


Ketika nada usai

Aku tahu

Bahwa dalam benakmu yang diam

Kau merindukan kecupan

Seperti kau rindu beribu ucapan


Keberadaanmu hanya lima menit dari gubukku

Yang penuh cakrawala


Maka tinggalah di sini

Tinggalah lama

Hingga sisa nafas kita

Menuju akhir engah


02-Mei-2024

Comments

Popular posts from this blog

Utopia